“Cita-citaku
ikut membangun negeri melalui kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya”
Terlahir
di Negara dengan kekayaan laut yang sangat besar dibandingkan negara-negara
lain yang ada di Dunia. Dengan luas 1,9 juta kilometer persegi, Indonesia
merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di Dunia. Laut Nusantara yang
membentang dari barat ke timur sepanjang lebih dari 5000 kilometer, memberikan
kontribusi besar bagi perikanan dunia.
United Nations Development Programme (UNDP)
bahkan menyebut perairan Indonesia sebagai habitat bagi 76 persen terumbu
karang dan 37 persen ikan karang dunia. Keberadaan laut menjadi penopang
ekonomi masyarakat. Akan tetapi berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS)
mencatat sekitar 7,87 juta jiwa atau 25,14 persen dari total penduduk miskin
nasional berasal dari masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari laut. Mereka
tersebar di 10.666 desa pesisir yang berada di 300 dari total 524 kabupaten dan
kota se-Indonesia. Sebagai anak bangsa maka kewajiban saya adalah ikut andil
dalam melakukan perubahan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kearah yang
lebih baik. Salah satu caranya adalah dengan melakukan berbagai kegiatan
sosial, dan pada kesempatan kali ini adalah melalui program Ekspedisi Nusantara
Jaya 2017.
Adapun
pengabdian yang akan saya lakukan jika saya terpilih menjadi salah satu peserta
pada kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 adalah yang pertama, melakukan training
motivasi kepada pemuda dan pemudi ataupun bapak-bapak/ibu-ibu warga daerah yang
akan dikunjungi yaitu daerah pesisir yang ada di jawa timur nantinya, jika
dibutuhkan nantinya saya juga akan melakukan penyuluhan hukum tentang Peraturan
perundang-ungan tentang kelautan dan perikanan. Kedua, saya akan mengajar di berbagai sekolah yang ada di
desa tersebut baik di sekolah dasar, SMP, maupun SMA. Dan ysalah satu rencanya
saya adalah membuat perpustakaan desa setempat dengan tujuan meningkatkan minat
baca masyarakat daerah setempat. Karena berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World"
yang dilakukan oleh Central Connecticut
State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki
peringkat ke-60 dari 61 negara. Hal ini sangat memperihatinkan sekali, dan
menurut saya minat baca adalah salah langkah utama salam mengembangkan segala
sesuatu dalam berkehidupan ini.
Setelah
selesai melakukan ekspedisi saya akan menulis kegiatan yang telah dilaksanakan
agar dapat menjadi motivasi bagi teman-teman yang lain, baik pada generasi pada
saat ini maupun generasi yang akan datang, yang setidak-tidaknya tulisan tersebut
akan dimuat di blog pribadi saya. Mari bergerak bersama membangun kembali
budaya maritim menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia.
INDONESIA JAYA, INDONESIA PUSAKA,
INDONESIA POROS MARITIM DUNIA
Komentar
Posting Komentar